Pastikan Fintech Lending Pilihanmu

Perkembangan teknologi semakin berkembang pesat dan semakin banyak kebutuhan bisa diakses melalui media internet terutama di zaman milenial ini, salah satunya adalah kebutuhan finansial. Saat ini proses seperti pinjam-meminjam uang dapat dilakukan dalam jaringan atau secara online, biasa dikenal dengan layanan peminjaman dalam jaringan atau pinjaman online atau Fintech Lending atau Peer to Peer Lending (P2P Lending). 

Fintech (Financial Technology) merupakan sebuah inovasi teknologi di bidang jasa keuangan. Fintech Lending merupakan layanan jasa keuangan yang diselenggarakan untuk mempertemukan pemberi pinjaman (lender) kepada penerima pinjaman (borrower) dengan melaksanakan perjanjian pinjam-meminjam melalui sistem elektronik dengan menggunakan jaringan internet. Fintech Lending memudahkan bagi para peminjam karena persyaratan yang dibutuhkan tidak rumit, peminjam dan penyedia dana tidak perlu tatap muka, serta dana bisa cepat cair. 


Fintech Lending hadir sebagai bentuk alternatif untuk mempermudah keuangan masyarakat termasuk para pelaku UMKM. Dengan adanya fintech lending diharapkan dapat membantu usaha masyarakat. Saat ini lembaga yang mengatur dan mengawasi platform fintech lending di Indonesia adalah Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merupakan lembaga negara yang dibentuk berdasarkan UU No 21 Tahun 2011 yang berfungsi mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan di dalam sektor keuangan seperti perbankan, pasar modal, asuransi, dana pensiun, lembaga pembiayaan, dan lembaga jasa keuangan lainnya. Fintech lending yang sudah terdaftar di OJK dinyatakan sebagai akun legal dan mematuhi aturan yang berlaku. Saat ini terdapat 113 fintech lending yang terdaftar dalam OJK. Namun, ternyata masih banyak fintech ilegal yang tidak sesuai dengan aturan dalam OJK. Hal inilah yang membuat resah para calon peminjam karena kurangnya terpajan informasi tentang fintech yang akan mereka tuju. 



Oleh karena itu, OJK bekerjasama dengan Tempo.co dan Pemerintah Kota Pontianak mengadakan diskusi terkait fintech lending dengan tema “Ngobrol Tempo - Manfaat Ekonomi Fintech Lending”. Diselenggarakan pada hari Rabu, 10 Juli 2019 di Gedung UMKM Center Pontianak, didukung oleh Pemkot Pontianak, Akulaku, Batumbu, dan Asetku.

Walikota Pontianak, Bpk. Edi Rusdi Kamtono

foto : Ero Pradolly
Ketua OJK Kalbar, Bpk. M. Riezky F Purnomo

foto : Ero Pradolly


Acara ini dihadiri oleh Walikota Pontianak, Bpk. Edi Rusdi Kamtono dan Ketua OJK Kalbar, Bpk. M. Riezky F Purnomo sebagai keynote speaker, dan diskusi dipandu oleh moderator yakni Tomi Aryanto, Direktur Tempo.co. 
Adapun narasumber yang hadir meliputi: 
- Bpk. Munawar (Deputi Direktur Penelitian, Pengaturan dan Pengembangan Fintech OJK), 
- Bpk. Haryadi S. Triwibowo (Kepala Dinas Koperasi & UMKM Kota Pontianak), 
- Bpk. Michael (Batumbu), dan
- Ibu Anggie S. Ariningsih (Director of Corporate Affairs and Public Relations Akulaku). 

Moderator dan Narasumber

foto : Ero Pradolly

Antusias masyarakat sangat tinggi terlihat dari jumlah peserta yang hadir hingga ruangan penuh dan ada yang mendengarkan dari luar ruangan. Peserta yang hadir meliputi pelaku Unit Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), media massa, dan Blogger Pontianak. 

Pada diskusi kali ini, Pak Munawar memberikan tips bagaimana mengetahui apakah itu platform legal atau ilegal. Pada platform fintech legal OJK hanya sebatas meminta akses Camera, Location dan Microphone (CEMILAN). Apabila fintech meminta akses lain seperti kontak, galeri foto, hingga kode verifikasi, maka itu sudah melanggar aturan yang berlaku dan dapat dicurigai sebagai fintech ilegal. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk pencegahan resiko penyalahgunaan data klien. 

Selain itu, juga diberikan tips cara bertransaksi di OJK, yakni: 
1. Pastikan jasa fintech lending yang kamu tuju terdaftar di OJK 
2. Pinjamlah uang sesuai kebutuhan anda 
3. Pahami jumlah bunga dan denda yang berlaku 
4. Jangan gali lobang tutup lobang 


Berikut daftar Perusahaan Fintech Lending berizin dan terdaftar di OJK:
1.     Danamas
2.     Investree
3.     Amartha
4.     Dompet Kilat
5.     KIMO
6.     Tokomodal
7.     UangTeman
8.     Koinworks
9.     Modalku
10.   KTA Kilat
11.   AwanTunai
12.   KlikACC
13.   CROWDO
14.   Akseleran
15.   Taralite
16.   FINTAG
17.   Inviola
18.   TunaiKita
19.   Igrow
20.   Cicil
21.   Dana Merdeka
22.   Cash Wagon
23.   Esta Kapital
24.   Ammana
25.   Gradana
26.   Dana Mapan
27.   Aktivaku
28.   Danakini
29.   Finmas
30.   Indodana
31.   Kredivo
32.   Mekar.id
33.   PinjamanGo
34.   iternak.id
35.   Kredit Pintar
36.   Kredito
37.   Crowde
38.   PinjamGampang
39.   TaniFund
40.   Danain
41.   Indofund.id
42.   SPGIndonesia
43.   KreditPro
44.   Avantee
45.   Do-It
46.   RupiahCepat
47.   Danarupiah
48.   Danabijak
49.   Cashcepat
50.   Danalaut
51.   Danasyariah
52.   Telefin
53.   Modalrakyat
54.   Kawancicil
55.   Sanders One Stop Solution
56.   Kreditcepat
57.   Uangme
58.   Pinjam Duit
59.   Pinjam Yuk
60.   Pinjam Modal
61.   Julo
62.   Easy Cash
63.   Maucash
64.   RupiahOne
65.   Pohon Dana
66.   Dana Cita
67.   DANAdidik
68.   TrustIQ
69.   Danai
70.   Pintek
71.   Pinjam
72.   Danamart
73.   SAMAKITA
74.   Saya Modalin
75.   PLAZA PINJAMAN
76.   Vestia P2P Lending Platform
77.   Singa
78.   AdaKami
79.   ModalUsaha
80.   Asetku
81.   Danafix
82.   Lumbung Dana
83.   lahansikam
84.   Modal Nasional
85.   Dana Bagus
86.   ShopeePayLater
87.   ikredo online
88.   AdaKita
89.   UKU
90.   Pinjamwinwin
91.   Pasarpinjam
92.   Kredinesia
93.   BKDana
94.   Gandeng Tangan.org
95.   Modalantara
96.   Komunal
97.   ProsperiTree
98.   Danakoo
99.   Cairin
100. Batumbu
101. empatkali
102. jembatanemas
103. klikUMKM
104. Kredible
105. klikkami
106. Kaching
107. FinPlus
108. alamisharia
109. syarfi
110. Diligend
111. asakita
112. Duha Syariah
113. Bocil

Demikian sedikit informasi tentang fintech lending, semoga bermanfaat dan bisa menjadi acuan bagi para pegiat usaha untuk meningkatkan usahanya serta semakin bijak menggunakan jasa fintech lending. Terima kasih. 

Sumber : 
www.tempo.co
www.ojk.go.id








Share:

5 komentar

  1. Seriusan deh, aku bener baru tau fintech lending itu apa! Padahal udah sering pinjem, pinjeman konsumtif sih. Pokoknya thanks info nya min 😉

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah sudah pernah ya ternyata..
      Semoga pilihannya tepat ya kakak..

      Hapus
  2. Saat ini saya menjalani bisnis air Mineral MILAGROS sudah lebih dari 2 tahun. Saya belum disebut UKM, tapi masih home industri atau industri rumahan. TErkait permadoalan saya sebenarnya sudah banyak tawaran dari perbankan, namun semuanya selalu ditolak karena cash flow nya belum memenuhi kriteria mereka. Insya Allah saya akan menggunakan Fintech Lending yang legal untuk membantu memecahkan modal usaha saya ini

    BalasHapus
  3. Alhamdulillah bisa cek satu per satu perusahaan yg legal untuk pinjem online. Minimal bisa kasi info ke keluarga atau teman juga..makasih infonya ya..

    BalasHapus
  4. Sebelumnya aku ga tau apa itu fintec Lending. Aku pikir ga penting tapi setelah baca ini aku tersentak sih. Ternyata penting juga dan harus bijak ketika memutuskan untuk menggunakan layanan nya. Terima kasih banyak mib

    BalasHapus

Silahkan berkomentar dengan bijak dan sopan